Postingan

Menampilkan postingan dari Mei, 2021

Beberapa Hal yang Memicu Warga Jakarta Tak Patuh Prokes di Tempat Wisata

Jakarta -  Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) DKI Jakarta mengakui tingkat kepatuhan masyarakat di tempat wisata Ibu Kota rendah selama libur lebaran 2021. Oleh sebab itu, pihaknya memutuskan menutup tempat wisata selama 2 hari. "Iya. Makanya kita melakukan tindakan yang terukur dan tegas untuk destinasi wisata itu kita tutup, karena kita melihat bahwa ketidakpatuhan itu justru dilakukan oleh masyarakat," kata Kepala Seksi Pengawasan Disprekraf DKI Jakarta, Iffan saat dihubungi detikcom, Kamis (20/5/2021). Iffan menilai ketidakpatuhan ini bersumber dari masyarakat yang tak menaati prokes COVID-19 di lokasi wisata. Padahal, sebutnya, pihaknya bersama pengelola wisata telah berupaya maksimal dalam mengatur kapasitas wisatawan demi mencegah kerumunan. Dia word play here menyesali kerumunan yang terjadi di tempat wisata beberapa waktu lalu. "Dan kami menilai bahwa ketidakpatuhan itu akan menimbulkan potensi kalau kami b...

Kasus Pembataian Belasan Anjing di Pacitan, Polisi Minta Dokter Untuk Identifikasi Jumlah Anjing yang di Bantai

Pacitan -  Polres Pacitan rencananya akan melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) kasus pembantaian belasan anjing di Pacitan.Polisi akan menggandeng dokter hewan. "Besok rencananya kita akan olah TKP ulang. Di antaranya Kami juga akan membawa dokter yang ahli terkait masalah binatang," kata Kasatreskrim Polres Pacitan AKP Juwair saat dihubungi detikcom di Surabaya, Senin (3/5/2021). Juwair mengatakan pihaknya sengaja menggandeng dokter hewan karena ada informasi yang simpang siur. Menurut pemilik, ada 11 anjing mati. Tapi dari keterangan saksi, hanya 8 anjing yang dibantai. "Karena ini kan masih simpang siur jumlahnya, jadi menurut keterangan dari korban awal jumlahnya 11 tetapi setelah kemarin kami olah TKP pertama mendapatkan keterangan dari penjaganya itu yang mengetahui peristiwa itu bukan 11 tetapi 8 terdiri dari 4 anjing dewasa dan 4 anak-anak," papar Juwair. Dari 8 anjing tersebut, sebanyak 7 milik korban dan 1 ekor anjing tidak diketahui milik siapa. ...