Beberapa Cara Mengatasi Sakit Tenggorokan Akibat Asam Lambung Kambuh

Jakarta Refluks asam lambung atau penyakit asam lambung adalah kondisi ketika asam lambung naik dari lambung ke esofagus atau kerongkongan. Melansir WebMD, penyakit asam lambung secara umum disebabkan oleh melemahnya otot bagian bawah kerongkongan yang disebut sfingter esofagus bagian bawah. Dalam keadaan regular, otot berbentuk seperti cincin ini akan mengendur sehingga makanan dapat masuk dari kerongkongan ke dalam lambung. Lalu, setelah makanan turun ke lambung, katup akan menegang dan menutup.

Namun, begitu ada masalah, kinerja sfingter esofagus bagian bawah bisa terganggu sehingga tidak tertutup sempurna atau terkadang terbuka.

Saat katup ini tidak tertutup sempurna, asam yang diproduksi di lambung pun dapat naik ke kerongkongan. Ada beberapa kondisi yang diyakini bisa memicu otot sfingter esofagus bagian bawah melemah.

Ini termasuk:
  • Obesitas
  • Kehamilan
  • Usia lanjut
  • Konsumsi makanan penyebab asam lambung
  • Merokok
  • Efek samping obat-obatan tertentu
  • Gastroparesis atau melemahnya otot dinding lambung sehingga pengosongan lambung melambat
  • Scleroderma, yakni suatu penyakit pada jaringan ikat
  • Hernia respite, yaitu masuknya bagian lambung ke rongga dada
Merangkum Medical News Today, asam lambung yang naik dari perut dapat mengiritasi lapisan esofagus. Iritasi inilah yang bisa menyebabkan berbagai keluhan, termasuk sakit tenggorokan, batuk kering, dan sesak napas. Refluks asam lambung juga bisa menyebabkan heartburn, rasa pahit di mulut, regurgitasi (perasaan ada cairan, makanan, atau asam lambung yang bergerak ke atas kerongkongan), gangguan pencernaan, dan kesulitan menelan.

Refluks asam lambung termasuk kondisi medis yang umum terjadi. Seseorang mungkin akan menyadarinya ketika berbaring atau membungkuk atau setelah makan besar atau makan makanan pedas.

Heartburn adalah gejala paling umum yang terkait dengan penyakit asam lambung. Tapi, sekitar 20-60 persen orang dengan asam lambung dilaporkan hanya mengalami gejala pada kepala dan leher tanpa heartburn. Dalam kasus ini, salah satu keluhan yang dirasakan, yakni sakit tenggorokan. Gejala sakit tenggorokan yang fading umum terkait dengan refluks asam lambung adalah benjolan di tenggorokan. Gejala lainnya termasuk:
  • Sakit tenggorokan
  • Sensasi tersedak dan sesak di tenggorokan
  • Batuk kronis
  • Makanan menempel di tenggorokan
  • Mulut bau tidak sedap
  • Suara serak
  • Sensasi terbakar di mulut
  • Rasa asam karena air liur bercampur dengan asam dari perut
  • Ditemukan lendir di tenggorokan
Melansir Healht Line, untuk mengatasi sakit tenggorokan akibat asam lambung, akan lebih efektif jika pengobatan menyasar penyebab yang mendasari: refluks asam lambung atau gastroesophageal reflux disease (GERD).

Baik pengobatan alami maupun penggunaan obat-obatan kimia dapat bekerja mengatasi asam lambung atau penyakit GERD dengan menghilangkan, mengurangi, atau menetralkan asam lambung. Proses ini pun kemudian diyakini dapat mengurangi gejala heartburn dan sakit tenggorokan.

Berikut ini adalah beberapa pilihan cara mengatasi sakit tenggorokan akibat asam lambung yang bisa dilakukan:


1. Mengubah kebiasaan makan

Perubahan pada kebiasaan makan Anda dapat membantu meredakan sakit tenggorokan yang disebabkan oleh refluks asam. Bereksperimenlah dengan tekstur yang berbeda saat makan untuk menemukan makanan yang dapat menenangkan tenggorokan Anda. Orang yang mengalami kesulitan menelan mungkin menemukan bahwa makan makanan lengket atau minum cairan lebih sulit dan menyakitkan daripada makanan lunak atau padat yang dipotong kecil-kecil.

2. Cari tahu makanan dan minuman yang memicu asam lambung naik

Karena pemicu asam lambung naik pada setiap orang berbeda, Anda dapat mencoba membuat jurnal untuk mencatat apa yang Anda makan dan minum dan kapan Anda merasakan gejalanya. Membuat catatan ini dapat membantu Anda mempersempit penyebabnya. Setelah Anda mengetahui apa yang menjadi pemicu asam lambung naik, Anda bisa mulai mengubah pola makan.

3. Makan dengan porsi kecil dan sering

Refluks asam lambung juga dapat terjadi bila ada terlalu banyak tekanan pada otot sfingter esofagus bagian, menyebabkan asam masuk melalui lubang. Maka tidak mengherankan jika sebagian besar gejala refluks terjadi setelah aktivitas makan. Tampaknya juga bahwa makanan yang lebih besar dapat memperburuk gejala refluks asam lambung, termasuk heartburn dan sakit tenggorokan. Oleh sebab itu, salah satu langkah yang dapat dilakukan untuk membantu meminimalkan refluks asam lambung ini adalah menghindari makan dalam porsi besar.

4. Hindari makanan berlemak, pedas, dan asam

Sebagai cara mengatasi sakit tenggorokan akibat asam lambung, Anda juga disarankan untuk menghindari makanan berlemak, makanan pedas, atau makanan asam. Berbagai makanan ini lebih cenderung dapat menyebabkan gejala seperti heartburn dan sakit tenggorokan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Para Ahli Mengatakan Konsumsi Teh dan Kopi Bisa Mengurangi Resiko Stroke dan Demesia

Beberapa Hal yang Sering Membuat Anda Mengalami Masalah Pencernaan di Masa Pandemi

Kasus Covid-19 Akibat Klaster Mudik di Jakarta Mencapai 2.008 Kasus dari 988 Keluarga